Mohamed Salah

Mohamad Salah: Ketika Nama Muhamad Bersinar di Eropa

Nama Muhammad nyaring bergema dan bangga digaungkan di Anfield bahkan membuat kagum sentero negeri Ratu Elizabet tersebut, Yup, bener banget siapa lagi kalau bukan pesepak bola luar biasa, Muhamad Salah.

Sosok protagonis ditunggu-tunggu fans Liverpool yang beberapa musim ini terseok-seok semenjak ditinggal Luis Suarez dan sang kapten Steven Gerrad.

Menelisik jejak karirnya, sebenarnya Salah sudah pernah ke Inggris tepatnya di klub kaya Chealse. Tapi tak berkembang baik karir maupun kemampuannya sebagai pesepak bola lantaran masih muda dan tidak banyak mendapat jam bermain.

Prestasi Mohamad Salah

Kemudian dijual ke klub Serie A Fiorentia lalu pindah ke AS Roma disinilah si Raja Mesir ini mulai berkembang pesat, dari data statistik, tercatat 34 Gol dari 83 pertandingan (sumber: bbc) kemudian menjadi matang dan bertransformasi sebagai super star ketika Liverpool meminangnya, apalagi Liverpool tampak dari cara bermainnya sempurna bagi karakter Salah.

Hingga saya menulis ini, Salah sudah menyarangkan 30 Gol dari 35 dari seluruh penampilannya di Liverpool, berdasarkan reportase Phil McNulty jurnalis sepak bola (sumber: bbc) prestasi tersebut mengalahkan legenda Anfield Fernando Torres dan Sturridge dalam hal kecepatan meraih 20 Gol Liga Inggris. Salah juga pemain Liverpool yang mampu menembus 30 gol dalam satu musim setelah Suarez (sumber: kompas)

Sosok Relegius

Mengingat betapa dahsyat dampak seorang Mohamad Salah di Liverpool, tak ayal dia begitu dicintai publik Anfield, kita ingat beberapa waktu lalu viral yel-yel fans Liverpool dalam mengagumi salah:

“If he’s good enough for you he’s good enough for me, if he scores another few then I’ll be Muslim too, If he’s good enough for you he’s good enough for me, he’s sitting in the mosque that’s where I wanna be”

“Jika dia cukup baik bagimu, dia cukup baik untukku, jika dia mencetak lagi beberapa gol maka aku juga akan jadi muslim. Jika dia cukup baik bagimu dia cukup baik juga untukku, dia duduk di masjid disitulah kau ingin berada.”

Nyanyian tersebut bergaung bukan tanpa alasan, karena dimata fans sosok Salah adalah pribadi Relegius dan the king of Egypt ini tak canggung menampakkan kerelegiusannya dipublik baik diatas lapangan maupun luar lapangan.

Mohamad Salah Pic by David Rawcliffe/ anfieldhq.com

Tak Cuma fans Liverpool yang mengagumi bintang baru premier League ini, tapi seluruh public inggris juga menikmati aksinya.

Jadilah nama Muhamad yang disebut-sebut komentator disetiap pertandingannya juga menggetarkan para penikmat bola sedunia, skillnya yang hebat juga seleberasinya yang relegius dilihat dan dinikmati oleh siapapun. Nama Muhamad tak lagi jadi terror bagi masyarakat Eropa, tapi sebuah kebanggaan.

Terakhir, saya tuliskan ungkapan ustadz Yusuf Mansur tentang Mohamad Salah:

“ Bola juga termasuk aktivitasnya yang begitu banyak kebaikan. Saat ini pendakwah paling hebat di Inggris siapa? Bukan ustad, habib, tapi Mohamad Salah. Tanpa ngomong semua mengikuti” dikutip bola.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: