Idlib, Hariku Syahid

Sebuah puisi untuk mengenang kekejaman pasukan koalisi syi’ah Iran dan Syiria dengan komunis Rusia, yang membombardir Idlib dengan bom kimia.

Idlib kembali diserang,

Bom-bom membabi-buta pasukan koalisi

Bahkan kematianku tak sempat kutangisi,

Aku tergagap, sakit nyeri; tapi bahkan aku tak mampu menitikkan airmata derita.
Sayup-sayup kudengar pekik takbir disana,

Sayup-sayup kudengar histeris duka,

Ai… Telingaku sekarat

Mataku berkunang…
Aku tergagap, oksigen yang kuhirup 1 menit lalu habis.

Aku tercekik, kuhirup tapi tak mampu menghirup.
Ah, Ya Allah inikah? Inikah saatnya aku;

Menemani syuhada’ yang beberapa windu lalu ku kafani?
Bahkan denging di telingaku telah sepi.

Gelap… Gelap…

Asyhadu… Alla… Ilaaha… Illallah…

Ini hariku Syahid…
Hamam, ditengah malam, saat itu hari Jum’at 7 April 2017 00.40

News: Idlib Di Hujani Bom Kimia

Serangan Senjata Kimia Tewaskan 70 orang di idlib Suriah

Serangan gas sarin beracun di suriah tewaskan 58 jiwa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: