Damaskus

Damaskus,
Ada apa di negerimu?
Semalam aku memimpi
Ada Firaun kembali bertahta
menghayalkan dirinya bak tuhan,
ataukah sebetulnya iblis pencabut nyawa?

 

Damaskus,
air mata dukamu telah kering.
bahkan seandainya mata buta
telingamu bertuli adalah karunia-Nya.
kau mematung bingung.

Saudaramu, telah luluh lantak.
Aleppo bak kota mati
dan Firáun makin jumawa.
Oho… Air mata tak mampu lagi
mengiringi duka hati.

 

Damaskus,
Mari kita ungkap luka yang telah mewindu ini
sudah teramat dalam.
Barangkali Allah hendak memulyakan pemujanya

Damaskus.
Mari kita panjangkan malam,
dengan bersengguk do’a dan
duplikat nyawa,
tuk goncangkan singgasana hamba ingkar itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: