Kepasrahan

Enteh apa yang harus
Ku dendangkan pagi
Ini

Satu menyatu sendi
Taqdir, kueja dan baca;
Diaskara yang bisu
Membatu

Takkan
Jenuh, kun anti
Titik-titik kepastian;
Teka-teki kehidupan
Karena jiwa ini telah
Begitu pasrah di genggam
Kuasa rabbil alamin

Karena; diriku bukan
Penggenggam
Takdir.
(kota ukir 09 januari 2012)

Nb: Judul asli “Takdir”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: