Ar Rahman

Ar Rahman… Ar Rahim…

Gema dzikir memuji-Mu terus berkumandang.
Bahkan bukan segala dzikir yang diucapkan oleh orang-orang yang
menipu dirinya dengan dzikir.
Pujian ini adalah ketulusan abadi hamba-Mu dari bumi zaitun.

Bahkan dzikir ini selalu diikuti derai air mata, memohon;
kasih sayang-Mu, restu-Mu dan kekuatan dari-Mu ya rabb.
Demi-Mu pemilik Al Aqsa…
bukan hanya air mata dan dzikir yang kami persembahkan untuk-Mu
wahai tuhan yang Maha Perkasa.

Darah ini, yang menggenangi bumi-Mu telah menjadi saksi.
Nyawa titipan ini, telah menemui-Mu dengan kedamaian ya Al Jabbar.

*****

Sekarang hamba-Mu, manusia
yang paling engkau kutuki itu;
kembali menentang Kebesaran-Mu, angkuh didepan Kekuasaanmu ya Al Jabbar.
Kami, hamba yang tiada daya tak letih bermuajad diatas puing-puing kelaliman mereka,

bermunajad dengan dzikir, air mata, darah dan selembar nyawa ini.

Ya rabb…
bimbinglah kami diatas jalan-Mu.
bagai ababil yang menjadi utusan hukum-Mu
mengutuk manusia ingkar, Yahudi.

Oleh: Hammam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: