• My Little Garden House

    Hidup di desa lebih berwarna dibanding di kota, lebih segar dan hijau. Mari selamatkan bumi dari polusi dan berbagai toksin yang disebabkan limbah-limbah pabrik dan kimiawi lainnya dengan menanam pohon, buah atau sayuran disekiar rumah. Karena lagi males ngurus, ieng-iseng bikin video tanaman buah, bunga/sayur di kebun belakang rumah.

  • Resep Pupuk/ POC Organik Pelebat Buah

    Bergabung dengan komunitas itu banyak manfaatnya, satu hal yang pasti adalah munculnya ide dan ilmu baru. Karena komunitas itu kekuatan kolektif, jadi membuat progres perkembangan kita melesat cepat. Hobi baru berkebun, membuat saya asyik mendalami ilmu tanam organik, jadinya saya juga suka berselancar di internet mencuri pengalaman dari pada petani senior, terutama di grup facebook. Salah satu grup yang gencar berbagi pengalaman dan ilmu bernama “Tani Organi Alami” disitu banyak banget para senior buka-bukaan tentang resep organik yang sudah diterapkan di proyek/ kebun mereka. Banyak ilmu tentang pembuatan POC (pupuk organik cair), MOL (micro organisme lokal) pestisida alami, ZPT (zat pengatur tumbuh) dan lainnya. Juga edukasi tentang bahayanya terus bergantung…

  • Asyiknya Bertani, Berteman Dengan Alam

    Agustus lalu saya pulang kampung setelah 4 tahun menuntut ilmu agama di pulau Jawa, tepatnya di Solo Jawa Tengah. Dan sejak itu saya punya kesibukan baru & hobi baru, bertani. Pertanian memang bukan pekerjaan populer dikalangan anak muda zaman sekarang, terlebih lagi ketika industri kreaktif dan internet menjadi gaya anak milenial seumuran saya. Bertani dianggap simbol ketidak berkembangan, setidaknya itulah mindset yang berkembangan di kalangan anak muda kini, sehingga generasi ini cenderung alergi bertani, padahal di industri pertanian banyak perkembangan. Misal Hidroponik, Aquaponik dan sebagainya, sebuah sistem yang mengimbangi modernitas milenial. Alhamdulillah terlahir sebagai anak petani, saya memiliki kedekatan dengan tanaman, menanam merawat & membesarkan mereka adalah kebahagian hakiki, itu…

  • Review Munafik 2 (2018) Horor Yang Memacu Adrenaline

    Assalamuaikum semua, sudah pada nonton film horor Munafik 2? Film ini skuel dari film Munafik (2016) yang sangat sukses diminati masyarakat Malaysia. Saya pernah me review juga di postingan ini dan memang ini adalah film berkwalitas baik akting, kualitas sinema maupun alur ceritanya. Dan akhirnya setelah Munafik 2 rilis di website-website streaming (sory, ga tau harus kemana lagi, ditempat saya tidak ada bioskop) saya kembali menikmati ketegangan dan adrenaline terpacu cepat, itu sebabnya meski sedikit telat saya mereview Munafik 2 (2018) di blog tercinta ini. Alur Cerita Munafik 2 Berhubung film ini adalah skuel, itu berarti meneruskan cerita di film sebelumnya paska kematian Maria. Berkali-kali Adam memimpikan dirinya dan Maria…

  • Cara Download Film Series & Subtitle Terbaru di Viki

    Viki adalah salah satu gudang series Asia yang paling lengkap terutama drama-drama yang berasal dari Korea, Jepang dan China… Bukan sekedar gudang series lama, web streaming ini juga menyajikan banyak series drama terbaru. Apa yang menarik dari Viki.com? Dibanding kompetitor, Viki lebih berani menyajikan banyak drama terbaru dari luar Korea, terkhusus China, beberapa saat lalu kebetulan saya tengah menikmati drama kolosal asal China berjudul “Ever Night” yang cuma ada di Viki, tidak ada ditempat lain (legal website). Susahnya untuk series drama yang asal china ini kurang diminati para penulis subtitle karena memang peminat drama kolosal China tidak sebesar drama roman Korea, beruntung di Viki ada team work subtitle bahasa Inggris,…

  • Imanku Tak Setebal Pukat Dosa

    Puisi-puisi jaman remaja, di masa santri Al Muttaqin Jepara yang berserak dibeberapa blog lama, coba saya kumpulkan lagi buat nostalgia cerita lampau :D. ==================== Senin; Ku catat duka gundahku Dari atap segala arah Putih kusam, mewarnai Gundah yang munajadku Tak bercermin mulia Aneh memang, Atau imanku tak setebal Pukat dosa; Dan sembari terus bertanya-tanya ihwal itu; Memenuhi relung-relung hati Entah ilham atau bisikan Setan. Membayang-bayangi mimpiku. Sehingga lelap tidurku seperti Terlentang di sofa neraka Rabbi…, rabbi… Aku menyebutmu, aku menyebut Kebesaran-Mu Dan terus terpatah-patah, kataku; Nafasku engah Sepanjang petang, rabbi pun Mengilhamiku; Agar bermunajad, simpuh diharibaan-Nya ===================

  • Salam Menebar Benih-Benih Cinta

    Dalam menanamkan rasa empati, cinta, kasih sayang, dan ukhuwah ada banyak cara yang bisa di tempuh secara syar’I, salah satunya ialah dengan menebarkan salam, Salam menjadi pilihan utama, diutamakan dari amalan yang lain sebab ia merupakan tips yang amat manjur  serta terjamin keberhasilannya. Rasululloh sendiri yang menjamin, di suatu hari beliau pernah bersabda : “Kamu kalian tidaklah akan masuk surga selagi belum beriman dan kamu sekalian tidaklah beriman sebelum saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang apabila kamu mengerjakannya, maka kalian akan saling mencintai?  Tebarkanlah salam diantara kalian”. Sekelumit kata “Assalamu ‘alaikum warohmatullohi  wabarokaatuh”  ringan bila kita ucapkan namun menyimpan kandungan berkah, menumbuhkan benih -benih cinta persis yang disampaikan…

  • Bila Allah Yang Kau Cinta Bila Surga Yang Kau Damba

    Tak seorang muslim pun melainkan mengenal Allah dan hanya segelintir yang tahu mengenal surga. Mudahnya semua mengenal Allah, menyatakan bahwa dirinya mencintai  Allah sepenuh hati dan ia pun mendambakan surga-Nya. Namun naasnya dan hingga kini masih menjadi persoalan, begitu banyak umat Islam mengenal Allah sekedar tahu bahwa Dia adalah Rabb mereka, pencipta alam ini namun tak mengerti hakikat yang harus diketahui oleh manusia diantaranya ma’rifatullah dan tauhidullah. Angan-angannya pun tinggi dalam mendamba syurga tanpa tahu menahu apa hakikat yang menyebabkan seseorang berhak menjadi penghuninya. Hingga karena kebodohan itu ia menempuh wrong way, dampaknya bukan balasan cinta Allah yang ia dapat, bukan surga Allah yang ia raih justru murka Nya. Akhirnya…

  • Saatnya Menyuburkan Iman

    Sebagaimana tanaman, iman membutuhkan perawantan untuk menjaga kesuburan,. Jika tanaman membutuhkan air dan pupuk untuk kesuburannya, maka iman pun demikian, membutuhkan siraman dan gizi keimanan. Jika tidak, ia bisa layu, bahkan mati Apalagi pada zaman sekarang ini, dimana benalu-benalu keimanan, demikan banyak bertebaran di sekeliling kita. Ada tontonan-tontonan perusak iman, ada lingkungan buruk, ada perusak pemikiran dan berbagai macam benalu yang aktif menggerogoti keimanan. Pada zaman dahulu saja pernah terjadi kerusakan behkan kemur tadan karena larut dalam benalu iman. Inilah ubaidillah bin jahsyi. Pemuda Quraisy ini ketika mendengar seruan keimanan dari rosul mulia, bersegera menjawab seruan beliau bersama istrinya Romlah RadiyaAllahu ‘anha. Padahal ayah Romlah, Abu Sufyan, saat itu menjadi…

  • Berbagi Theme Premium Original Gratis

    Sebagai awal dari migrasi domain sekaligus syukuran saya akan berbagi theme premium original yang saya beli dengan uang halal. Theme ini bersifat Lifetime alias selamanya. Theme-theme yang saya beli memang selalu lifetime karena sekalipun tidak begitu indah atau perfect asalkan lifetime dia akan selalu terupdate dan mendapatkan support dimasa depan, Terjamin keamanan dan kontabilitasnya dengan wordpress dimasa depan. Postingan ini lanjutan dari sebelumnya pada halaman ini: Berbagi Theme Premium WordPress Gratis 100% yang sangat banyak peminatnya tapi terbatas alias hanya saya beli filenya namun tidak berserta lisensinya. Theme Premium Gratis & Lisensinya Berbeda dari sebelumnya, pada artikel ini saya akan bagikan theme serta lisensinya, dengat ketentuan saya aktifkan sendiri lisensinya…